Mengejar Waktu Di Jalur Cemoro Sewu ( LAWU )

Lawu - Cemoro Sewu

Lawu - Cemoro Sewu

Selalu merepotkan temen saja aku ini. Setiap jalan – jalan, aku selalu terbatasi waktu, akhirnya  yang lain harus mengikuti jadwalku. Memang diantara kami, akulah yang berdomisili paling “sulit”. Mantos, Purwo, Ervan, Hadid bisa langsung kembali Bekasi hanya dengan sekali angkutan Umum. Chimot tidak terikat waktu karena saat itu sedang tidak berstatus pekerja. Sedangkan aku hanya cecunguk BUMN di Garut, jadi harus masuk esok pagi, padahal tidak ada kendaraan dari Solo langsung ke Garut. Paling dekat turun di Cileunyi kemudian disambung naik elf kea rah Garut dengan lama sekitar 1,5 jam ( kalo ga ngetem ).

Continue reading

ARGO DUMILAH (3265 mdpl) : Where The Fall of King Brawijaya V Ends

Lawu mates

Lawu mates

Pukul 02: sekian menit …. Aku terbangun. Kemarin saking capek dan dinginnya jadi males makan, sekarang lambung menjerit untuk diisi. Tubuh terasa bugar setelah tidur sekitar 4 jam. Apalagi “bertumpuk-tumpuk” dengan Chimot dan Purwo, suhu tubuh jadu terjaga.

Ku nyalakan kompor dan kurebus air mineral. Lama juga mendidihnya. Karena ga sabaran kumasukkan saja sebungkus Indomie rasa Ayam bawang. Sekitar 3 menit ku santap itu mie, ternyata kurang. Aku rebus lagi air dan menunggu biar mendekati mendidih.

Continue reading

LAWU (CEMORO KANDANG) : Mengais Sisa Semangat Persahabatan

LAWU

LAWU

Menuju SOLO BALAPAN

Berbekal pemanasan menelusuri tangga menuju bukit Boko kemarin sore, Aku dan Chimot semakin bersemangat untuk menakhlukkan gunung Lawu hari ini. Kami berangkat dari Hostel ( Rumah Mertua ) menuju pukul 05:00 menuju Stasiun Tugu by Taxi.

Sampai di Stasiun, kami masuk hanya bayar peron, karena kami mau menuruti Mantos untuk jadi penumpang gelap KA arah ke Solo ( hmm…. jahat sekali cara berpikir Mantos ). Namun akhirnya setelah dipikir masak-masak kami putuskan membeli tiket Pramex saja, dari pada malu semisal ada pemeriksaan. Melalui sms, Mantos membodoh-bodohkan kami.

Continue reading

HILA – HILA di KALDERA TENGGER KUNO

Bromo

Bromo

Saatnya pertunjukan utama……..

Kami kembali naik mobil untuk menuju Area Bromo. Perjalanan kali ini bisa dikatakan lebih cepat, karena hanya turunan saja. Terasa suasana yang penuh semangat dari kami ( apalagi yang belum sama sekali ke Bromo ) untuk segera “mendaki” Bromo.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba driver berhenti. “ Mau foto-foto dulu , Mas ? “ Sempat berpikir, tapi setelah melihat keluar ternyata panorama Bromo terlihat bagus. Kami pun turun untuk ambil foto. Rupanya ini adalah “ Penanjakan 2 “, Continue reading

Mengintip Landscape Taman Nasional Tengger-Bromo di Penanjakan

Taman Nasional Bromo - Tengger

Taman Nasional Bromo - Tengger

Pukul 18:00 mobil carteran kami sudah tiba di depan rumah M@he. Driver bercerita sedikit kesulitan mencari alamatnya, karena awalnya diputuskan meeting point-nya di parkiran ELITS ( dan dia sudah nyampai kampus ), namun karena untuk lebih memudahkan kami, diganti di rumah M@he. Lagipula banyak yang berkepentingan untuk mandi sore setelah seharian jalan-jalan.

Sambil bergantian mandi dan menunggu Tory, beberapa dari kami ngobrol dengan Ayah M@he. Ternyata beliaunya asyik juga (grapyak istilah Jawanya) , ga kaku seperti beberapa ortu teman-teman kami. Ketika semua sudah selesai mandi, yang ditunggu-tunggu datang juga. Kami pun melakukan persiapan terakhir dan memasukkan perlengkapan liburan ke dalam begasi dan setelah itu berpamitan ke Ayah M@he untuk berangkat.

Masih ada tiga peserta lagi yang belum join, Hadid, Agus dan Musfar. Mereka minta dijemput di daerah Univk Petra. Sebelum menjemput Continue reading