Icon kuliner Kabupaten Wonosobo ini memang special. Sekilas aku pikir ga ada bedanya dengan mie kocok bandung yang dicelup dulu sebelum dihidangkan. Tapi saat disantap sangat berbeda rasanya. Continue reading
Category Archives: Asia
Aku, Jalan – jalan dan Mie
Berada di China daratan selama 4 (empat) hari, ada beberapa kebiasaan yang menarik perhatian. Salah satunya adalah kebiasaan masyarakat China mengkonsumsi mie instant cup. Harusnya sebagai pecinta makanan berbentuk mie ( juga spaghetti) sejak TK, China menjadi surga bagiku. Sayang terkendala masalah halal dan tidaknya. Continue reading
Mr. Mom, Our Siem Rap – Tuk Tuk Driver
Hari itu telah tiba ………….. ke Angkor Wat. Setiap ber backpak ria pasti ada tujuan utamanya, dan untuk perjalanan kali ini main atraction nya adalah Angkor Wat. Satu dari sekian tempat yang harus dikunjungi sebelum manusia mati ( lebayyyy……).
Meskipun tadi malam baru tidur jam 12-an, tidak mengganggu kami untuk bangun pagi dan sarapan gratis, tentunya. Hmm……. hanya USD 5 tapi servicenya sangat wah. Roti bakar plus teh manis nan hangat juga buah apel.. Makcrutttt….. ( ups !!! ). Continue reading
Menuju Siem Rap dari Pnom Penh
Berangkatlah kami ke Siem Rap jam 14:00 waktu Phom Penh…………
Perjalanan menggunakan Bus 2 level. Level 1 untuk barang dan penumpang kelas ekonomi dan Level 2 untuk ekskutif atau perjalanan jauh. Kami di level 2. Akhirnya kesampaian juga naik bus 2 level, di atas pula, maklum di Indonesia tidak ada lagi. Entah kapan terakhir bis 2 level “berkeliaran” di Indonesia. Btw kami dapat Bus ini dari receptionist. Dia memiliki time table kebrangkatan Bus dan perahu dari Pnom Penh ke Siem Rap. Kami pun memilih Bus Sorya Transport, seharga USD 8 per orang. Continue reading
Tuk Tuk dan Jeepney, Kendaraan Khas Asia Tenggara
Di beberapa negara yang aku kunjungi memiliki transportasi khas. Itu seakan menjadi wajib bagiku untuk merasakannya. Sekedar merasakannya sih tidak lebih.
Di Thailand, Laos dan Kamboja yang notabene memiliki kedekatan secara historikal memiliki alat transportasi yang bernama Tuk Tuk. Meski namanya sama tapi bentuknya berbeda. Secara konsep hampir mirip bajaj di Jakarta tapi ga berisik mesinnya. Continue reading