Berada di China daratan selama 4 (empat) hari, ada beberapa kebiasaan yang menarik perhatian. Salah satunya adalah kebiasaan masyarakat China mengkonsumsi mie instant cup. Harusnya sebagai pecinta makanan berbentuk mie ( juga spaghetti) sejak TK, China menjadi surga bagiku. Sayang terkendala masalah halal dan tidaknya. Continue reading
Category Archives: Thailand
Tuk Tuk dan Jeepney, Kendaraan Khas Asia Tenggara
Di beberapa negara yang aku kunjungi memiliki transportasi khas. Itu seakan menjadi wajib bagiku untuk merasakannya. Sekedar merasakannya sih tidak lebih.
Di Thailand, Laos dan Kamboja yang notabene memiliki kedekatan secara historikal memiliki alat transportasi yang bernama Tuk Tuk. Meski namanya sama tapi bentuknya berbeda. Secara konsep hampir mirip bajaj di Jakarta tapi ga berisik mesinnya. Continue reading
Terlambat Datang di Chiang Mai
Sinar mentari menyeruak ke dalam gerbong kami. Rupanya sudah pagi. Beberapa dari kami masih mlungker karena dinginya AC. Pramugari pun datang menawarkan minuman hangat. Suasana dan panorama pegunungan dan hutan menambah nikmatnya pagi itu. Tapi hampir jam 8 kami koq belum sampai ? Continue reading
Menuju Chiang Mai
Jam 4 Sore, saatnya kami kembali ke Hua Lamphong untuk menuju Chiang Mai. Sebenarnya kami belum puas mengunjungi Wat Arun, karena kami sangat penasaran dengan sunset di Wat Arun yang legendaries itu, sayang kami harus menuju Hua Lamphong sore itu juga. Tiba di Tha Tien kami langsung naik Continue reading
Our Time Line of Vietnam-Laos-Kamboja-Thailand Trip
Sebagaimana sebelumnya, perjalanan ke Vietnam, Laos dan Kamboja kali ini pun kami susun time line-nya. Sekedar sebagai pegangan agar tidak lupa waktu. Kalo timeline SMT disusun oleh Mantos, timeline kali ini secara garis besar disusun oleh oleh Chimot dan Son, namun detailnya murni dikerjakan oleh Chimot ( karena beliau memang seorang yang perfeksionis dan telaten ). Dan seperti biasa jika ada acara, Son sibuk dengan urusan pemesanan kaos seragam plus booking pesawat dan hostel yang browsingnya dilakukan berempat.
Saat itu ( Desember 2009 ) Mantos dan Ervan sedang sibuk-sibuknya mengurus administrasi mereka untuk resign, jadi persiapan lebih diserahkan ke Chimot. Namun Mantos tetap bertanggung-jawab dalam hal penukaran uang, sedangkan Ervan berurusan mencetak sticker dan spanduk serta nge-print dokumen-dokumen perjalanan bersama Mantos.


