Aku, Jalan – jalan dan Mie

Berada di China daratan selama 4 (empat) hari, ada beberapa kebiasaan yang menarik perhatian. Salah satunya adalah kebiasaan masyarakat China mengkonsumsi mie instant cup. Harusnya sebagai pecinta makanan berbentuk mie ( juga spaghetti) sejak TK, China menjadi surga bagiku. Sayang terkendala masalah halal dan tidaknya. Continue reading

Notre Dame HCMC : Basilica of Our Lady of The Immaculate Conception

Perut lapar tapi dikejar waktu. Sebenarnya masih banyak objek menarik di Ho Chi Minh tapi kami lebih memilih untuk tour city aja. Tentu saja dengan jalan kaki.

Objek setelah War Remnant Museum yang pengen kami liat adalah Notre Dame Basilica Catedral. Baangunan ini dibangun oleh Kolonial Perancis saat menguasai Vietnam Selatan sekitar tahun 1863 – 1880. Dibangun menggunakan bata merah yang berwarna cerah dengan dua menara lonceng setinggi 58 meter. Di depan terdapat taman dengan patung Bunda Maria yang selalu “ramai” oleh kawanan burung – burung merpati. Continue reading

War Remnants Museum : Sejarah yang Penuh Luka

War Remnants Museum (Bo tàng chng tích chiến tranh) : Sejarah yang Penuh Luka

Simbol Komunisme

Cukup dengan jalan kaki kami sampai di War Remnants Museum. Tapi begitu di depan gerbang ternyata Mesum eh……..sorry Museum nya tutup sementara.  Kamipun nunggu di trotar sampai jam buka kembali jam 1:30. Sambil nunggu, iseng – iseng saya dan Chimot coba ngobrol dengan cewe bule. Dia warga Australia. Ngobrolah kami north – south / ngalor – ngidul. Sedangkan Ervan dan Mantos sedang beradu kemampuan motret objek bergerak.

Jam buka sudah tiba, kamipun beranjak. Seperti biasa tugasnya di Chimot untuk beli tiket. Continue reading

Reunification Palace : Simbol Kejayaan Mr. Ho Chi Minh

This slideshow requires JavaScript.

Objek pertama yang pengen kunjungi adalah Reunification Palace. Tapi karena pertama kali yang ketemu Chợ Bến Thành aka Ben Thanh Market,  kamipun masuk dulu. Kebetulan Besok pagi kami harus cabut menuju Kamboja by Bus.  Kami dapat informasi kalo pasar ini pusat oleh – oleh awalnya dari kakakku, kebetulan dia sudah pernah ke sini.

Seperti biasa, aku dan Chimot adalah orang yang suka beli oleh – oleh, yak arena banyak yang nitip, kalo ga ada ya ga beli. Puas beli ini beli itu kami pun lanjut jalan kaki menuju tujuan pertama. Sekitar satu jam kami belum juga menemukan Reunification Palace. Were we lost ? Ga, ternyata kami salah ambil jalan, yang ternyata pintu belakang. Kami harus memutar sehingga menemukan  pintu utama. Setelah 30 menit jalan kaki kami pun bisa melihat Reunification Palace. Kebetulan saat itu jalan di seputar Reunification Palace sedang diperbaiki. Debu dan kotoran bertaburan……….. halah. Continue reading

Once Upon Time in Vietnam – I

NgocThao - Breakfast

NgocThao - Breakfast

Di Pagi yang sempurna kami bangun. Sesuai rencana hari ini, ada 4 tujuan wisata yang kami kunjungi. Saat itu masih jam 7 pagi, tapi kami sudah ngantri mandi (dan B-OL). Kami menginap di Ngoc Thao Guesthouse, satu kamar berisi 2 tempat tidur tingkat, tapi kami nambah satu tempat tidur jadi satu kamar diisi 5 orang. Kebetulan guesthouse adalah yang termurah di Ho Chi Min Continue reading